Auto Draft

Berikut Cara Pemupukan Jagung agar Hasil Melimpah dan Maksimal!

Posted on

Kamu harus tahu cara pemupukan jagung agar hasil melimpah. Jagung merupakan salah satu jenis tanaman serealia yang saat ini banyak dibudidaya dan juga dikembangkan oleh para petani sebagai tanaman pakan, pangan, dan juga bahan baku industri.

Budidaya tanaman jagung bisa dilakukan di dataran tinggi dan juga dataran rendah. Teknik untuk budidaya tanaman jagung yaitu dimulai dari kegiatan persiapan lahan, proses penanaman, proses pemupukan, proses penyiangan, pencegahan hama dan penyakit, dan beberapa teknik lainnya.

Kegiatan pemupukan menjadi salah satu kegiatan yang penting untuk dilakukan karena untuk menanam jagung membutuhkan media tanam yang kaya akan kandungan unsur hara nitrogen, kalium, dan Phospat supaya mampu berproduksi semaksimal mungkin.

 

Pemupukan Jagung Agar Hasil Melimpah

Auto Draft

Pemupukan jagung yang paling pas yaitu dengan memperhatikan beberapa fase pertumbuhan tanaman jagung, banyak dosis pemupukan, dan juga waktu penerapan. Beberapa hal tersebut adalah kunci untuk memperoleh hasil panen yang melimpah.

Berikut beberapa cara untuk pemupukan pada tanaman jagung agar hasil yang diperoleh bisa maksimal dan melimpah.

1. Pengolahan Lahan

Kegiatan mengolah tanah dilakukan dengan tujuan memperbaiki kondisi tanah, aerasi dan drainase, serta memberikan kondisi yang baik untuk pertumbuhan akar. Pemupukan yang dilakukan ketika tahap mengolah tanah memakai dua alternatif kombinasi pupuk.

Kombinasi pupuk tersebut yakni pupuk dasar NPK GOLD DGW dicampur bersama pupuk HX – DAP dan juga NPK COCKHEAD 12 – 12 – 17 dicampur lagi bersama pupuk HX – DA. Masing – masing dosis pemakaian NPK GOLD DGW dan juga HX – DAP  sebesar 100 kg / Ha.

Pengaplikasiannya yaitu dengan cara menaburkan secara merata ke seluruh permukaan tanah. Pupuk NPK GOLD DGW sangat mudah diserap oleh tanaman, sedangkan pupuk HX – DAP bisa membantu merangsang pembentukan akar dan juga meningkatkan kekuatan tanaman.

Dosis pemakaian pupuk NPK COCKHEAD 12 – 12 – 17 yaitu 125 kg / ha dan juga pupuk HX – DAP yaitu 100 kg / ha.

2. Pemupukan Ketika Tanaman Berumur 15 HST

Pupuk dengan jenis NPK Compaction DGW 15 – 15 -15 + TE mempunyai kandungan usur hara mikro dan makro yang diperlukan oleh tanaman jagung. Dosis pemakaian pupuk ini yaitu sebesar 200 kg / ha.

Pengaplikasiannya dilakukan dengan cara menaburkan secara merata ke seluruh permukaan tanah. Kandungan seperti unsur hara nitrogen, kalium, dan juga Phosphate dengan komposisi seimbang bisa membantu pertumbuhan jagung ketika memasuki fase vegetatif, seperti pembentukan batang dan daun.

Dosis pengaplikasian pupuk HX – AS yaitu sebanyak 100 kg / ha dengan ditaburkan secara merata. Unsur hara yang terkandung dalam pupuk ini, seperti 21% nitrogen dan 24% sulfur bisa membantu peningkatan pertumbuhan daun, batang, dan juga membantu pembentukan klorofil tanaman jagung.

3. Pemupukan Ketika Tanaman Berumur 30 HST

Dosis untuk aplikasi pupuk NPK COMPACTION DGW yaitu sebanyak 200 kg / ha, diaplikasikan dengan cara ditabur secara merata. Kandungan unsur hara pada pupuk HX MROPH yaitu Phosphate yang mencapai 46%.

Unsur yang satu ini mempunyai peranan penting untuk perkembangan batang pada tanaman jagung, membantu meningkatkan metabolisme tanaman dan juga sistem transportasi hasil fotosintesis. Pengaplikasian pupuk MX MROPH yaitu sebesar 100 kg / ha dengan cara ditabur secara merata.

4. Pemupukan Ketika Tanaman Berumur 45 HST

Ketika berumur 45 HST, tanaman jagung mulai memasuki fase genetatif pembentukan tongkol jagung. Pada fase ini pastinya tanaman jagung memerlukan pupuk yang kaya akan kandungan unsur hara kalium.

Pupuk NPK COCKHEAD 13 – 8 – 27 bisa diaplikasikan dengan cara ditabur secara merata sebanyak 100 kg / ha.

5. Pemupukan Untuk Daun Ketika Tanaman Berumur 30 HST

Tingginya kandungan unsur hara Phosphate sebanyak 50% dan juga kalium 35% dalam pupuk HX – MKP membuatnya sangat cocok untuk diaplikasikan pada tanaman jagung yang berumur 30 HST.

Hal ini karena bisa merangsang pembentukan bunga dan juga membantu peningkatan ketahanan tanaman jagung dari serangan hama dan juga penyakit. Dosis pengaplikasian pupuk ini sebanyak 3 – 5 gr / liter dengan cara dikocorkan atau disemprotkan.

6. Pemupukan Untuk Daun Ketika Tanaman Berumur 45 HST

Kandungan unsur hara kalium sebanyak 46% pada pupuk KNO3 Crystal bisa mempercepat proses pembungaan dan juga pembuahan jagung.

Cara pengaplikasian pupuk ini yaitu disemprotkan dengan dosis pupuk KNO3 Crystal sebanyak 25 – 50 kg / ha dan air interval sebanyak 3 – 5 g/L dalam waktu 10 – 14 hari.

 

Dengan kamu melakukan cara pemupukan di atas, hasil jagung yang diperoleh akan melimpah. Kamu bisa memakai mesin perontok jagung jika akan memasarkan jagung tanpa tongkolnya. Mesin pemipil jagung ini akan memudahkan proses pengerjaanmu.