Auto Draft

Tutorial Cara Membuat Pelet Ikan Apung Mudah Sekali

Posted on

Bagi anda yang sedang menjalankan budidaya ikan, sudah pasti anda sangat membutuhkan pelet ikan. Perlu diwaspadai bahwa pelet yang berkualitas akan menghasilkan ikan yang berkualitas begitu juga sebaliknya. 

Kesempatan kali ini saya akan berbagi cara membuat pelet ikan apung, ingin tau caranya simak penjelasanya berikut. Namun sebelum saya menjelaskan tentang cara pembuatannya, saya akan memberikan informasi mengenai pelet bagi sobat.

Pelet 

Auto Draft

Pelet adalah pakan ikan yang terbuat dari campuran bahan-bahan tertentu yang diolah dan dicetak menggunakan mesin yang bentuknya berupa butiran-butiran menyerupai pil.

Dalam memilih pelet haruslah ekstra hati-hati karena konsumennya adalah makhluk hidup, anda harus siap menanggung risiko apabila anda salah selangkah saja dalam memberikan pelet kepada ikan budidaya anda. 

Nah untuk menghindari hal tersebut, bisa anda cegah dengan cara membuatnya atau memproduksi sendiri pelet ikan apung. Anda juga bisa belajar sendiri mengenai kandungan bahan yang baik untuk dijadikan pelet. Dengan komposisi yang sudah anda sesuaikan sendiri sesuai dengan kebutuhan ikan-ikan anda. 

Apalagi harga pelet ikan yang lama-lama makin melambung maka dari itu usaha membuat pelet ikan sendiri merupakan ide yang sangat bagus. Apabila sobat berhasil membuat sendiri pelet ikan, tentunya akan disambut hangat oleh para pengusaha ikan lainnya. 

Sobat tidak perlu cemas dan khawatir, disini saya akan membagikan sebuah tutorial cara membuat pelet ikan apung yang berkualitas, penasaran dengan cara pembuatannya? Yuk simak baik-baik penjelasan berikut ini 

Cara Membuat Pelet Ikan Apung 

Bahan-Bahan

  • Tepung jagung 0,82 kg
  • Dedak / bekatul 0,82 kg
  • Tepung ikan 1.5 kg
  • Tepung kedelai 1.5 kg
  • Tepung aci 0,385 kg
  • Vitamin ikan 0,015 kg
  • Ragi ( mauri-pan ) 
  • Molase ( tetes tebu ) 
  • Probiotik lactobacillus ( EM4 ) 

Cara Membuat

  1. Langkah pertama yang perlu anda lakukan ketika akan membuat pelet ikan adalah membuat perekatnya terlebih dahulu dengan cara panaskan air dalam panci hingga mendidih, 
  2. Disamping itu encerkan  tepung tapioka di air sambil terus di aduk-aduk, masukkan ke dalam air yang mendidih. Perekat ini dikatakan sudah jadi jika warnanya sudah berubah menjadi bening 
  3. Berikutnya adalah langkah pencampuran. Siapkan ember masukkan bahan baku yang paling sedikit jumlahnya  yaitu vitamin, tepung jagung, dedak / bekatul, tepung ikan, dan tepung kedelai. Aduk-aduk menggunakan tangan hingga semuanya tercampur merata 
  4. Selanjutnya tambahkan perekat yang sudah dibuat tadi
  5. Kemudian kukus bahan tersebut. 
  6. Disamping itu siapkan bahan fermentasi yaitu dengan cara siapkan 1/2 liter air bersih, tambahkan 5 gram ragi, laktobasilus 10 ml kemudian aduk hingga tercampur rata 
  7. Jika sudah campurkan bahan fermentasi tersebut ke dalam adonan yang sudah dikukus tadi. Jika dirasa masih terlalu kering anda bisa menambahkan air agar kondisinya agak lembab. Kemudian aduk-aduk adonan tersebut hingga semuanya tercampur rata. Anda bisa mengaduk bahan tersebut menggunakan mesin pengaduk pelet apabila anda membutanya dalam jumlah yang banyak
  8. Jika sudah tercampur rata, tempatkan ke dalam ember tertutup. Kemudian tutup rapat, tempatkan di tempat yang sejuk dan lembap selama 2-4 hari. ( ciri-ciri apabila proses fermentasi berhasil adalah akan tumbuh jamur pada pakan tersebut ) 
  9. Jika sudah, langkah yang terakhir adalah pencetakan menggunakan mesin pelet. Ada dua jenis mesin pencetak pelet yang pertama adalah mesin pencetak pelet basah dan yang kedua adalah mesin pencetak pelet kering. Jika anda ingin mencetak menggunakan mesin pencetak pelet kering, anda perlu mengeringkan fermentasi pelet tersebut dengan cara dijemur dibawah sinar matahari. 

Anda bisa mencari mesin-mesin pembuatan pelet tersebut di rumah mesin. Rumah mesin menyediakan rangkaian mesin pembuat pelet yang berkualitas sesuai dengan kebutuhan konsumennya. 

Tidak hanya mesin pembuat pelet namun ada puluhan mesin-mesin produksi lainya yang berkualitas juga yang siap membantu anda dalam menjalankan bisnis anda. 

Selain pelet adapun hal lain yang perlu sobat perhatikan dalam budidaya ikan, berikut ini adalah rangkumanya.

Hal-Hal yang Diperhatikan Ketika Budidaya Ikan 

1. Lahan

Pilihlah lahan yang pas dan sesuai dengan ikan yang akan sobat budidayakan. Misalkan lele, ketika sobat akan budidaya lele sobat perlu menyiapkan terpal khusus untuk kolam lele tersebut. 

2. Air 

Air merupakan faktor utama dan terpenting dalam budidaya ikan. Sobat harus tau darimana asal air tersebut dan kemana air tersebut akan sobat buang. Pastikan air yang sobat gunakan tidak tercemar ataupun terkontaminasi limbah.

3. Bibit Ikan 

Nah ini merupakan kunci usaha anda. Anda harus memastikan darimana asal bibit ikan tersebut apakah sehat atau penyakitan. Sebaiknya sobat membelinya di orang yang sudah terpercaya menjual bibit-bibit ikan. 

 

Sekian dulu ya tutorial membuat pelet ikan apung. Semoga tips tersebut dapat bermanfaat bagi anda. Selamat mencobanya dan semoga berhasil !