Auto Draft

Ternyata Ada Manfaat Kecubung untuk Obat Asma

Posted on

Selama ini kita mungkin mengenal tanaman kecubung sebagai tanaman yang memberi efek memabukan. Namun tidak banyak yang mengetahui bahwa sebenarnya tanaman kecubung juga bisa memiliki manfaat kesehatan. Di antaranya adanya manfaat kecubung untuk obat asma.

Bagaimana pengaruh terapi dengan tanaman kecubung pada penderita asma? Bagaimana cara efektif menjalankan terapi pengobatan asma dengan menggunakan tanaman kecubung? Kita akan mencoba menguak informasi lebih lanjut pemanfaatan kecubung untuk asma berikut ini.

Tanaman dengan nama latin Datura metel dikenal dengan bentuk bunganya yang khas menyerupai terompet yang menghadap ke bawah. Bunga berukuran cukup besar dalam warna putih ke merah lembayung menjadikannya sangat mudah dikenali.

Sejak dulu tanaman ini memang dikenal memiliki efek memabukan. Tidak hanya memberi efek mabuk, mengkonsumsi kecubung akan memberi efek halusinasi yang sangat kuat. Bahkan bila tidak hati hati efek toksin dari kecubung mungkin saja berakibat fatal pada fungsi otak hingga menyebabkan efek koma.

Auto Draft

Kecubung sebagai Obat Asma

Menjadi cukup mengejutkan ketika kemudian muncul informasi bahwa terdapat manfaat kecubung untuk obat asma. Bagaimana mungkin kecubung yang dianggap beracun justru memiliki efek pengobatan?

Sebenarnya, kecubung memang telah lama dimanfaatkan sebagai herbal pengobatan tradisional. Ini lazim ditemukan pada terapi pengobatan tiongkong, Ayurveda hingga pengobatan Nusantara.

Ternyata manfaat kecubung untuk obat asma berasal dari fakta akan adanya kandungan senyawa unik atropin, hiposiamin dan skopolamin dalam kecubung. Ketiganya adalah salah satu dari banyak deretan jenis alkaloid dalam kecubung.

Diketahui bahwa ketiga unsur kimiawi ini memiliki efek anti kolinergik. Artinya keduanya memiliki kemampuan memberi efek rileks dan meringankan ketegangan pada pembuluh darah.

Pada kasus asma, ini jelas akan sangat membantu meringankan gejala yang muncul. Efek antikolinergik ini akan efektif membantu proses relaksasi dinding tenggorokan yang menegang akibat efek asma. Efek anti kolinergik ini juga terbukti membantu meringankan pembengkakan dan membantu membuka dinding tenggorokan yang menebal.

Pada penderita asma, reaksi alergi menyebabkan penimbunan darah pada pembuluh darah dalam dinding tenggorokan. Akibatnya tenggorokan akan membengkak dan saluran di dalamnya akan menyempit. Sehingga udara sulit untuk masuk maupun keluar. Kondisi ini menyebabkan pernafasan tidak berjalan dengan baik dan menimbulkan reaksi ketegangan saraf. Ini memperburuk kondisi pasien dan memicu reaksi sesak nafas semakin intens.

Dari gambaran di atas, efek anti kolinergik dalam kecubung justru memberi banyak manfaat untuk mengendalikan gejala sesak nafas dan pembengkakan dinding tenggorokan pada penderita asma.

Kemudian dalam sebuah riset di Universitas Brawijaya, dibuktikan bagaimana manfaat kecubung untuk asma tidak hanya sempit pada efeknya pada dinding tenggorokan saja. Namun juga pada perbaikan fungsi bronkeolus dan pada sistem imun.

Diyakini, bahwa reaksi alergi adalah sebuah gangguan pada sistem imun akibat sel T yang merupakan komponen penting imun membentuk semacam rekam jejak keliru pada elemen elemen tidak berbahaya. Akibatnya elemen elemen ini dibaca sebagai ancaman oleh tubuh, sehingga terbentuknya reaksi alergi.

Terapi dengan kecubung terbukti dapat membantu mengendalikan sel T yang dianggap menyimpang ini dan menggantikannya dengan sel T naif yang tidak memiliki rekam jejak. Sehingga mengkonsumsi kecubung tidak hanya baik mengatasi gejala asma, tetapi juga membantu mengendalikan asma untuk tidak mudah kambuh.

Bagaimana Cara Mengkonsumsi Kecubung Yang Aman?

Diakui bahwa ada manfaat kecubung untuk asma. Hanya saja, bagaimana cara aman mengkonsumsi kecubung tanpa harus terancam bahaya dari kecubung. Proses pengeringan dan pembakaran dianggap dapat membantu menurunkan level toksin dalam kecubung.

Anda bisa menjemur daun atau bunga kecubung sampai kering. Pastikan masih utuh, supaya nantinya bisa dilinting dan dibakar dan dihirup asapnya perlahan. Jangan banyak banyak, secukupnya saja supaya tidak terserang efek samping kecubung. Asap pembakaran ini diyakini efektif memberikan manfaat kecubung untuk asma.