Auto Draft

Langkah-Langkah Membuat Surat Lamaran Kerja

Posted on

Setiap orang yang ada di dunia ini pasti membutuhkan suatu pekerjaan, baik itu bekerja sebagai pemilik suatu usaha atau menjadi karyawan dari suatu perusahaan. Ketika kita ingin bekerja sebagai karyawan perusahaan menandakan bahwa kita memohon pekerjaan atau ingin melamar kerja kepada pemberi pekerjaan. Terlebih lagi, melamar kerja merupakan suatu hal yang resmi. 

Dengan melamar kerja termasuk ke hal yang resmi, maka ketika melakukan ini harus didukung dengan dokumen-dokumen resmi juga. Salah satu dokumen resmi melamar kerja yang harus ada tentu saja surat lamaran kerja. Surat ini bisa dalam bentuk hardcopy atau softcopy

Surat lamaran kerja merupakan salah satu administrasi melamar kerja yang wajib dipenuhi, sehingga harus ditulis dengan baik dan benar. Dengan penulisan seperti itu, kemungkinan besar untuk lanjut ke tahap selanjutnya akan semakin besar. Nah, artikel ini akan membahas tentang cara membuat surat lamaran kerja, jadi simak sampai habis.

 

Cara Membuat Surat Lamaran Kerja

Auto Draft

Pada dasarnya, cara membuat lamaran kerja sangatlah beragam dan biasanya disesuaikan dengan perusahaan serta posisi yang dilamar. Dikutip dari berbagai macam sumber ada beberapa langkah membuat surat lamaran kerja, di antaranya.

1. Menggunakan Bahasa yang Baik dan Benar

Ketika membuat surat lamaran kerja kamu harus menggunakan bahasa yang baik dan benar karena melamar kerja merupakan kegiatan resmi. Dengan kata lain, jangan menggunakan bahasa sehari-hari atau bahasa yang tidak pantas untuk digunakan. Maka dari itu, kamu bisa melihat beberapa contoh surat lamaran kerja, sehingga bisa mengetahui penulisan surat lamaran kerja dengan menggunakan bahasa yang baik dan benar. 

2. Mendeskripsikan Data Diri

Setelah mengetahui cara menulis surat lamaran kerja dengan bahasa yang baik dan benar, maka selanjutnya adalah mendeskripsikan data diri. Dalam hal ini, data diri yang dideskripsikan harus dengan jelas atau tidak bertele-tele, sehingga akan lebih mudah dipahami oleh pihak perusahaan yang membuka lowongan pekerjaan. Adapun data diri yang dideskripsikan, seperti keahlian, pendidikan terakhir, nomor telepon, email, dan pengalaman kerja.

3. Perhatikan Tempat dan Tanggal Pembuatan Surat Lamaran Kerja

Pada saat menulis lamaran kerja, kamu perlu memperhatikan adanya tempat serta tanggal pembuatan surat lamaran ini yang ditulis di pojok kanan atas. Dalam penulisan ini, nama tempat dan bulan harus diawali dengan huruf kapital. Selain menggunakan huruf kapital, setelah nama tempat diberi tanda koma (,). Misalnya, Depok, 13 Januari 2022.

4. Perusahaan yang Akan Dilamar

Fungsi utama menulis surat lamaran kerja adalah menjadi karyawan di perusahaan yang dilamar. Oleh sebab itu, dalam penulisan surat lamaran kerja harus ada nama perusahaan yang akan dituju. Lebih bagus lagi, kamu menggunakan alamat perusahaan. Biasanya penulisan nama perusahaan ditulis di bawah tujuan atau penerima perusahaan. 

5. Menggunakan Salam Pembuka dan Salam Penutup 

Dalam menulis surat lamaran kerja harus menggunakan salam pembuka dan salam penutup. Penulisan salam tersebut bisa menjadi nilai tambah surat lamaran kerja, sehingga kamu tidak boleh lupa untuk menulisnya.

Pada bagian salam pembuka biasanya diawali dengan frasa “Dengan Hormat” yang kemudian ditulis dengan kalimat pengantar yang berisi diperolehnya lowongan pekerjaan. Sementara itu, salam penutup 

6. Melampirkan Beberapa Dokumen Tambahan

Langkah keenam dalam membuat surat lamaran kerja adalah melampirkan beberapa dokumen tambahan. Diawali dengan kalimat yang menyatakan bahwa surat lamaran pekerjaan sudah selesai ditulis, misalnya “Demikian surat lamaran kerja ini saya buat”. Kemudian dilanjutkan dengan menyatakan harapan agar bisa lanjut ke tahap berikutnya. 

7. Tanda Tangan dan Nama Pelamar

Agar surat lamaran kerja terbukti kalau kamu yang menulisnya, maka harus mencantumkan tanda tangan dan nama pelamar kerja. Adapun penulisannya berada pada pojok kanan bawah dan sebelum menulisnya diberikan kata-kata “Hormat Saya,”

 

Demikianlah, cara membuat surat lamaran kerja bisa dibilang harus ditulis dengan jelas atau tidak bertele-tele. Tidak hanya itu, kamu juga harus memperhatikan posisi yang dilamar apakah sesuai dengan keahlian yang dimiliki atau tidak. Alangkah baiknya, setelah menulis surat lamaran kerja dengan baik dan benar, kamu tetap terus berdoa agar bisa masuk ke tahap berikutnya dan bisa diterima sebagai karyawan perusahaan. 

Sumber: bintangtrainer.com