Ketahui Resiko Mendirikan CV Sebelum Mendirikan CV

Ketahui Resiko Mendirikan CV Sebelum Mendirikan CV

Posted on

Setiap badan usaha pasti mempunyai kekurangan dan kelebihan masing-masing. Sebelum memutuskan untuk datang ke notaris atau jasa pendirian CV maka ada baiknya untuk mengetahui beberapa resiko mendirikan CV.

CV adalah singkatan dari Commanditaire Vennootschap yaitu badan usaha yang didirikan minimal oleh dua orang. Ada yang bertindak sebagai penanggung jawab terbatas pasif dan ada yang menjadi penanggung jawab tak terbatas aktif.

Kendatipun PT mempunyai banyak kelebihan, CV tetap menjadi primadona bagi sebagian kalangan khususnya bagi UKM karena kemudahan dan biaya yang murah.

Ketahui Resiko Mendirikan CV Sebelum Mendirikan CV

Berikut beberapa resiko pendirian PT

  1. Peran sekutu aktif memiliki kewajiban yang tak terbatas yang menyebabkan ia harus menanggung hutang perusahaan nantinya. Saat badan usaha mengalami pailit maka nantinya harta pribadi sekutu aktif dapat disita.
  2. Modal yang telah disetorkan akan sulit untuk diambil lagi. Ini membuat seseorang sulit untuk keluar dari CV padahal mungkin modal yang telah ditanamkan sudah cukup banyak. Tidak seperti PT yang kepemilikannya berbentuk saham yang dapat dipindah tangankan dengan sangat mudah. CV tidak bekerja seperti itu.
  3. Kelangsungan hidup perusahaan kurang jelas. CV sama seperti badan usaha lainnya yang tidak tentu kapan bisa hidup. Jika seandainya sekutu CV meninggal dunia maka CV pun dapat bubar.
  4. Semakin besar dan semakin banyak anggota sekutu aktif dan pasif maka nantinya akan banyak mengalami masalah konflik horizontal.

Untuk meminimalisir resiko diatas maka sebaiknya anda melakukan hal berikut ini:

1. Merekrut orang-orang yang kompeten

Orang yang kompeten dapat bekerja dengan baik sesuai dengan bidang keahliannya dan menghadapi masalah dengan baik di lingkungan internal CV bahkan sebelum orang yang kurang ahli menyadari masalah itu benar-benar ada. CV tidak perlu diisi oleh banyak orang namun hanya perlu diisi oleh sedikit orang yang sangat berkompeten saja.

2. Memastikan kesejahteraan karyawan

Perhatikanlah kesejahteraan karyawan karena perusahaan yang baik adalah yang menghargai kinerja dan kontribusi karyawannya. Jika CV anda ingin berumur panjang maka pertahankanlah karyawan terbaik anda.